Dalil-Dalil dari Penjelasan Para Ulama | Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah

Posted by As Salam41

Kajian :
Dalil-Dalil dari Penjelasan Para Ulama | Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah


Download MP3

CERAMAH AGAMA ISLAM TENTANG DALIL-DALIL DARI PENJELASAN PARA ULAMA – SYARAH ‘AQIDAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH (USTADZ YAZID ABDUL QADIR JAWAS)

‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata:

اِتَّبِعُوْا وَلَا تَبْتَدِعُوْا فَقَدْ كُفِيْتُمْ وَكُلُّ بِدْعَةٍضَلَالَةٌ

Hendaklah kalian mengikuti dan janganlah kalian berbuat bid’ah. Sungguh kalian telah dicukupi (dengan Islam ini), dan setiap bid’ah adalah sesat.

Ibnu Mas’ud juga berkata, “Sesungguhnya Allah melihat hati hamba-hamba-Nya dan Allah mendapati hati Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebaik-baik hati manusia, maka Allah pilih Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya dan Allah memberikan risalah kepadanya, kemudian Allah melihat dari seluruh hati hamba-hamba-Nya setelah Nabi-Nya, maka didapat bahwa hati para sahabat merupakan hati yang paling baik sesudahnya, maka Allah jadikan mereka sebagai pendamping Nabi-Nya yang mereka berperang untuk agama-Nya. Apa yang dipandang kaum Muslimin (para sahabat Rasul) itu baik, maka itu baik pula di sisi Allah dan apa yang mereka (para sahabat Rasul) pandang buruk, maka di sisi Allah hal itu adalah buruk”

Atsar ini menunjukkan:

Pertama: Bahwa hati para Sahabat adalah hati yang paling baik setelah para Nabi dan Rasul عليهم الصلاة والسلام.

Kedua:  Para Sahabat adalah pendamping Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang setiap kepada beliau.

Ketiga: Para Sahabat adalah para pejuang, pembela agama Islam, dengan perantara mereka agama Islam tersebar ke seluruh pelosok dunia.

Keempat: Para Sahabat adalah orang yang paling paham tentang agama Islam, paling takut, paling selamat dan paling bijaksana.

Kelima: Ijma’ Sahabat adalah ma’shum, sehingga tidak mungkin (mustahil) mereka sepakat dalam kesesatan. Apa yang dipandang baik oleh mereka, maka baik pula di sisi Allah subhanahu wa ta’ala, dan apa yang dipandang jelek (buruk) oleh mereka, maka disisi Allah hal itu adalah buruk.

@Sumber : Radiorodja.com

Related Post



Post a Comment